KEGIATAN WHO AM I SMA PANGUDI LUHUR JAKARTA TAHUN 2018

6 September 2018

KEGIATAN WHO AM I SMA PANGUDI LUHUR JAKARTA TAHUN 2018

Who Am I

Program pengembangan karakter dari kesiswaan SMA Pangudi Luhur untuk siswa kelas X adalah kegiatan Who Am I.  Sekolah mengadakan kegiatan yang bernama Who Am I, yang  bertujuan membantu siswa khususnya kelas X SMA Pangudi Luhur Jakarta untuk mengetahui siapakah diri mereka secara utuh dengan mengenali potensi mereka sendiri. Selain itu, kegiatan ini dapat melatih mereka untuk mengembangkan konsep diri yang positif dan realistis, menghargai diri sendiri dan orang lain, mengembangkan nilai-nilai positif, membentuk diri sendiri dan menginternalisasikan seperangkat nilai-nilai kehidupan yang akan membawa mereka pada kualitas pribadi yang berkarakter dan berkembang optimal baik secara intelektual, humanitas maupun iman kerohaniannya.

Kegiatan Who Am I dilaksanakan selama 3 hari 2 malam (6-8 September 2018) di Dodiklatpur Rindam Jaya. Gn Picung, Pamijahan, Bogor, Jawa Barat,   diikuti oleh 76 peserta dari siswa kelas X dengan didampingi oleh 7 orang guru. Sebelum kegiatan dimulai, peserta dikumpulkan di depan lobi sekolah lalu di berikan pengarahan oleh Bp Yoestinus sebelum menuju yang membawa peserta ke markas Dodiklatpur.

Rangkaian kegiatan Who Am I diawali dengan upacara pembukaan sederhana dengan Inspektur upacara Bp. St. Edi Triyana mewakili Bruder Kepala Sekolah yang tidak bisa hadir karena ada tugas lain. Di sini ada satu orang siswa yang mewakili peserta untuk menerima penyematan name tag secara simbolik sebagai tanda bahwa rangkaian kegiatan Who Am I telah dibuka secara resmi. Dalam upacara ini disampaikan kepada peserta mengenai tujuan kegiatan dan tata tertib yang diberlakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan Who Am I  pada hari  pertama antara lain mencakup dasar kepemimpinan, ice breaking, menyanyikan lagu-lagu untuk mengobarkan semangat, dan kepemimpinan yang disampaikan oleh pihak Dodiklatpur. Pada sore harinya dilanjutkan materi menjadi laki-laki yang tangguh yang di bawakan oleh alumni Bp. Triatmoko dan Bp. Martin Leman.

Untuk kegiatan di hari ke-2 diawali dengan  senam pagi  di  lapangan yang dipimpin oleh  Dodiklatpur,    kemudian     kegiatan    selanjutnya   adalah game menggali potensi diri, memahami kekurangan dan lebihan, mountenaring. Dilanjutkan seminar mengetahui kelemahan dan kelebihan yang di bawakan oleh dosen Psikologi dari Atmajaya yaitu Ibu Nina. Pada sesi komitmen kelas mereka di bagi perkelas masing-masing bersama walikelas untuk membuat komitmen kelas. setiap peserta antusias dalam menyampaikan pendapatnya untuk membuat angkatan kelas mereka menjadi lebih baik.

Kegiatan yang cukup mengundang keberanian adalah Solo Night yang dimulai pk. 00.00 dini hari. Tujuan sesi ini adalah untuk menginternalisasikan proses pembelajaran yang sudah berlangsung selama 2 hari. Di sini  mereka akan ditempatkan di suatu lokasi dengan jarak kurang lebih 5-6 meter satu dengan yang lain dengan dibekali sebatang lilin dan 5 batang korek api. Selama solo, peserta diberi tugas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam buku panduan peserta dan  menuliskan hasil refleksinya masing-masing. Selesai Solo Night ini, mereka diajak untuk membuat komitmen pribadi, dilanjutkan renungan dan doa.

Hari terakhir,  para siswa diajak oleh wali kelas masing-masing untuk melihat kembali komitmen kelas mereka, kemudian dibahas ulang untuk dikukuhkan bersama sehingga bisa diwujudkan secara nyata bersama-sama. Selanjutnya, Bp. St Edi Triyana mengajak semua siswa satu angkatan ini untuk duduk bersama membahas dan merumuskan komitmen angkatan. Tujuannya adalah untuk mengubah budaya yang tidak baik di SMA Pangudi Luhur menjadi budaya yang baik.  Acara dilanjutkan dengan visualisasi kelompok dengan menampilkan kreativitas kelompok yang dinilai oleh tim juri.  Beragam tema mereka ambil dan tampilkan, dengan penuh semangat mereka berlomba  memberikan hasil terbaik kelompok mereka.

Dalam melaksanakan kegiatan, setiap kelompok memiliki keunikan masing-masing. Ada kelompok yang antusias dan kompak, namun ada juga yang kurang bisa mengikuti setiap aktivitas dengan baik sehingga kurang bisa memaknai kegiatan dengan optimal. Secara keseluruhan, kegiatan Who Am I ini berjalan dengan lancar dan diikuti dengan antusias oleh peserta. Tidak ada peserta yang dipulangkan karena alasan sakit ataupun melanggar tata tertib. Beberapa kendala yang dijumpai antara lain hujan yang tiba-tiba turun saat kegiatan pada hari pertama dan banyak peserta yang melanggar tata tertib. Namun para peserta konsekuen dengan menjalani sanksi yang diberikan oleh para pendamping kegiatan, sehingga kegiatan tetap berlangsung dan peserta tidak berkurang.

Kembali

Tutup

Cari

Close