Kata Sambutan Kepala Sekolah

Bapak/Ibu Orangtua/Wali Siswa dan seluruh pemerhati SMA Pangudi Luhur Jakarta,

Salam Sejahtera untuk kita semua, semoga kita dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Pada Tahun Pelajaran Baru 2020/2021 kali ini sungguh sangat berbeda dengan suasana memasuki Tahun ajaran baru sebelumnya. Pada tahun ajaran sebelumnya kita bisa bertemu dengan tatap muka langsung antara bapak ibu guru, orangtua dan para siswa, namun kali ini kita hanya bisa tatap maya yaitu bertemu secara virtual melalui Video Converence, semua ini demi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita semua di masa Pandemi Covid 19.

Pandemi COVID-19 mengentak kesadaran kita karena secara radikal mengubah sikap dan perilaku : menghindari bertemu saudara dan sahabat justru menjadi ungkapan cinta karena itulah cara terbaik mencegah penularan; tidak pergi ke kantor dan sekolah maupun tidak ke tempat ibadah seperti  ke gereja atau masjid adalah bentuk keadaban publik karena merupakan cara efektif mencegah penyebaran COVID-19 yang sangat berbahaya ini.

Namun, pandemi yang menyekat reasi ini tidak sepenuhnya mengisolasi kita. Teknologi digital harus bisa membantu kita untuk tetap terjadinya pembelajaran secara daring. Perubahan pembelajaran menuntut kita untuk selalu belajar dan berinovasi secara kreatif agar komunikasi dan interaksi antara guru, orangtua  dan siswa tetap berjalan dengan baik

Untuk Bapak Ibu Guru, marilah kita senantiasa untuk memberikan inovasi pembelajaran kepada para peserta didik, selalu mencari terobosan inovasi untuk memberikan layanan yang terbaik kepada para siswa khususnya dan masyarakat pada umumnya. Sebagai abdi masyarakat  mari kita senantiasa mengedepankan layanan kita dengan tema : “Inovasi Berlandaskan Kasih”. Dengan tema ini diharapkan mampu membentuk para peserta didik  berkepribadian yang berintegritas, kreatif dan inovatif

Berkaitan dengan pelayanan sekolah, beberapa hal yang perlu saya sampaikan kepada Anda semua.

Pertama, memperhatikan pendapat para ahli tentang dampak perkembangan teknologi informasi pada tumbuh kembang anak, saat ini mereka tumbuh menjadi anak remaja yang memiliki karakteristik khas anak milenial yaitu tidak bisa pisah dengan internet, ahli teknologi informasi, tergila-gila dengan dunia informasi, cinta kebebasan, berperilaku instan, dan berambisi besar untuk sukses serta memiliki kecenderungan sulit diberi banyak nasihat.

Kedua, dengan menyadari karakterisitik yang melekat pada diri anak tersebut, proses mendidik menuntut keterlibatan berbagai pihak untuk mencapai hasil yang maksimal. Tiga tempat pendidikan yang berperan penting adalah masyarakat, sekolah, dan orang tua. Yang paling berpengaruh adalah pendidikan di keluarga. Penanaman struktur nilai kehidupan di keluarga akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Karena di sanalah sentuhan pertama tentang sebuah nilai terjadi. Jika anak mendapat “tabungan” yang cukup di keluarga tentang nilai-nilai kehidupan, di tahap perkembangan berikut akan lebih mudah. Misalnya; jika anak sejak di keluarga tertanam baik tentang budaya belajar, maka di sekolah juga lebih mudah anak mengikuti pelajaran. Jika yang tertanam di keluarga adalah budaya “menikmati” kemudahan dan kemewahan, di sekolah anak juga sulit mengikuti proses belajar.

Ketiga, dengan kondisi lingkungan tumbuh kembang anak seperti di atas, maka sinergisitas antara orang tua dan sekolah menjadi kunci dalam mendampingi anak. Sekolah tidak lagi menjadi pusat tunggal segala informasi dan kabajikan dalam mendidika anak. Banyak sumber informasi di media sosial yang bisa diakses oleh anak yang bisa jadi itu lebih dominan mempengaruhi pola perilaku anak. Maka dari itu kontrol orang tua terhadap penggunaan gadged menjadi titik penting dalam pendampingan anak. Sedangkan masyarakat merupakan aspek ke tiga yang diharapkan menciptakan kondisi sosial masyarakat yang mendukung proses pendidikan.

Keempat, semoga dengan kesadaran bersama untuk membangun sinergi antara orang tua dan sekolah serta masyarakat, anak-anak bisa bertumbuh dan berkembanga maksimal sesuai dengan bakat dan talenta masing-masing. Kita akan tetap terus bekerja sama mengembangkan kebersamaan demi tumbuh kembang anak. Sekolah membuka lebar pintu kerjasama dan komunikasi demi cita-cita kita bersama dalam mencerdasakan bangsa lewat anak-anak yang sekolah di SMA Pangudi Luhur Jakarta.

Marilah kita selalu berdoa agar wabah COVID-19 ini segera berakhir dan kita patuhi protokol kesehatan untuk menjaga kesehatan dengan 3 M ( Mencuci tangan dengan sabun, Memakai masker, Menjaga jarak) dan selalu menjaga suasana hati agar tetap bahagia, belajar dengan menyenangkan, mengisi waktu untuk hal-hal yang positif dan produktif serta berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Salam sehat untuk kita semua,

 

Drs. Agustinus Mulyono

Tutup

Cari

Close