Pengalamanku Mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Virtual

19 Oktober 2020

Pengalamanku Mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Virtual

DANIEL BONDANG-XIB-8

Pengalamanku Mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan Virtual

SMA Pangudi Luhur Jakarta yang diwakili oleh Daniel Bondang, Ignatius Abiyasa, dan Bonaventura Aristo mengikuti kegiatan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yang diselengarakan oleh KAJ (Keuskupan Agung Jakarta) pada tanggal 19-24 Oktober 2020. Dalam hal ini seluruh sekolah Se-KAJ diberikan kesempatan untuk mengikuti LDK tersebut yang bertemakan Ragawidya. Acara LDK kali ini bagi saya ‘unik’. Mengapa unik? LDK yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka, saat ini dilaksanakan secara virtual.

Kegiatan ini menurut saya kegiatan yang cukup meriah karena diikuti oleh sekitar 148 perserta dengan 52 sekolah. Namun, karena beberapa hal keikutsertaan peserta semakin hari semakin menurun.

Tentu dalam kegiatan ini saya memperoleh teman-teman baru dari sekolah lain yang mempunyai pemikiran sangat berbeda dengan saya. Saya mulai belajar bagaimana cara memahami teman yang mempunyai pemikiran berbeda dengan saya walaupun ujung-ujungnya sama-sama benar.

Di hari pertama, saya melakukan kegiatan yang bernama Onkel (Online Kelompok), dimana dari hal tersebut perkenalan merupakan kunci utama untuk menjadi bagian kelompok. Saya tergabung dalam kelompok 6, dimana satu kelompok berisi enam orang. Pada awalnya saya merasa canggung dan sedikit malu karena bertemu dengan orang baru yang masih belum kita kenal. Seiring dengan berjalannya waktu, Onkel ini merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi saya, karena kami sudah mulai saling mengobrol.

Kegiatan Onber (Online Bersama) berjalan sebentar. Kami lebih banyak Kerma (Kerja Mandiri)  dimana kami diberikan tugas secara luar jaringan. Kegiatan Pertama secara mandiri diawali dengan Kontemplasi Film. Kegiatan ini sebenarnya kami hanya diberikan link film yang selanjutnya untuk ditonton serta  dimaknai dengan kehidupan pribadi.

Ada satu hari dimana kami diberikan tugas kelompok untuk menciptakan sebuah karya yang diunggah di Instagram. Kegiatan ini menarik karena dapat menghilangkan kebosanan saya selama di rumah.

Kami sebagai perserta diwajibkan hafal 10 butir kepemimpinan yang isinnya terdiri adalah:

  1.  Energi mengikuti imajinasi
  2. Kita semua adalah sama. Tak ada yang seperti tampaknya
  3. Bilang A bikin A,
  4. Satu bicara yang lain mendengarkan
  5. Totalitas, tidak setengah-setengah
  6. Proaktif dan Inisiatif
  7. Kreatif: Berpikir bercabang-cabang
  8. Mengedepankan rasa daripada otak
  9. Mau walaupun sukar
  10. Kita hanya bisa memberikan apa yang kita miliki

Dari kesepuluh butir tersebut,  ada beberapa butir yang mengesankan bagi saya yaitu  butir nomor 3, 5, dan 6. Ketiga butir tersebut sangat berksesan bagi saya hingga saat ini dan saya akan selalu tanamkan hal itu.

Di hari terakhir, kami diajak menemukan enneagram pribadi, enneagram menunjukkan bahwa saya orang yang loyalis. Selain itu juga punya kekurangan yaitu saya orang yang kurang percaya diri. Dengan adanya kegiatan ini, tentu saya semakin dapat mengenali karakter dan bagaimana saya harus bersikap. Kegiatan-kegiatan LDK ini mengajak saya untuk selalu merefleksikan kehidupan saya setiap hari dengan Jurnaling.

Kembali

Tutup

Cari

Close